<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>
<channel>
	<title>Comments on: Kiamat Kecil</title>
	<atom:link href="http://fitrianh.blog.friendster.com/2006/07/kiamat-kecil/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://fitrianh.blog.friendster.com/2006/07/kiamat-kecil/</link>
	<description></description>
	<pubDate>Sat, 26 Dec 2009 09:13:57 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.6.2</generator>
		<item>
		<title>By: wati</title>
		<link>http://fitrianh.blog.friendster.com/2006/07/kiamat-kecil/#comment-5</link>
		<dc:creator>wati</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 Jul 2006 16:21:18 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://fitrianh.blog.friendster.com/2006/07/kiamat-kecil/#comment-5</guid>
		<description>Innalillahi wa inna ilaihi rooji'uun.

Memang benar, Fitri bahwa kematian sangat dekat, sedekat urat nadi kita. Kita tidak tahu kapan ajal akan tiba dan kita tidak tahu dalam keadaan bagaimana kita dijemput oleh ajal. Itu pula kita harus selalu berada di jalan kebenaran, agak kesempatan khusnul khotimah lebih besar. Tetapi...sekali lagi, kita tidak tahu bagaimana akhiran kita. Masya Allah´. Ikut sedih rasanya.
</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Innalillahi wa inna ilaihi rooji&#8217;uun.</p>
<p>Memang benar, Fitri bahwa kematian sangat dekat, sedekat urat nadi kita. Kita tidak tahu kapan ajal akan tiba dan kita tidak tahu dalam keadaan bagaimana kita dijemput oleh ajal. Itu pula kita harus selalu berada di jalan kebenaran, agak kesempatan khusnul khotimah lebih besar. Tetapi&#8230;sekali lagi, kita tidak tahu bagaimana akhiran kita. Masya Allah´. Ikut sedih rasanya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
