Archive for July 19th, 2006

Belum genap 2bulan gempa di Jogja, 17 Juli 2006 pukul 15.19, gempa berkekuatan 6,8 skala Richter kembali terjadi di wilayah Indonesia, tepatnya pada kedalaman 30km Samudera Hindia, 200km sebelah selatan Pantai Pangandaran, Ciamis, Jawa Barat. Disusul gelombang Tsunami dengan ketinggian sampai 5m.

Liat berita diTV… trenyuh…
Seorang Ibu yang mencari anak-anaknya..
Seorang anak yang saat gempa lalu lari dari rumah meninggalkan kakek dan neneknya, lalu diketemukan orang dan dibawa ke sebuah polsek yang jauhnya 20km dari rumah asalnya, sedangkan kedua ortunya sedang bekerja di Jakarta.
Seorang ayah yang menggendong anaknya yang terluka parah, sedang anaknya yang lain meninggal dunia, jasad anaknya itu yang sebelumnya ditaruh sementara di balai desa.. tiba2 hilang..

Bencana tak henti-hentinya melanda negeri ini.
Bencana yang telah membawa kerusakan demikian besar pada kehidupan manusia..
Kiamat kecil sedang terjadi..
Ntah bagaimana bila hari yang telah ditetapkan (KIAMAT) itu terjadi?
Tidak hanya Aceh, Jogja, Jabar, Jateng..
tapi seluruh alam dan isinya yang bergoncang sedahsyat-dahsyatnya..
Siapkah kita?

===============================

Dan jagalah dirimu dari (’azab) hari (kiamat, yang pada hari itu) seseorang tidak dapat membela orang lain, walau sedikitpun; dan (begitu pula) tidak diterima syafa’at dan tebusan daripadanya, dan tidaklah mereka akan ditolong. (QS. 2:48)

(Ingatlah) pada hari (ketika) kamu melihat kegoncangan itu, lalailah semua wanita yang menyusui anaknya dari anak yang disusuinya dan gugurlah segala kandungan wanita yang hamil, dan kamu lihat manusia dalam keadaan mabuk, padahal mereka sebenarnya tidak mabuk, akan tetapi azab Allah itu sangat keras. (QS. 22:2)

Hari kiamat, apakah hari kiamat itu? Dan tahukah kamu apakah hari kiamat itu?
Kaum Tsamud dan ‘Aad telah mendustakan hari kiamat. Adapun kaum Tsamud, maka mereka telah dibinasakan dengan kejadian yang luar biasa.
Adapun kaum ‘Aad maka mereka telah dibinasakan dengan angin yang sangat dingin lagi amat kencang. yang Allah menimpakan angin itu kepada mereka selama tujuh malam dan delapan hari terus menerus; maka kamu lihat kaum ‘Aad pada waktu itu mati bergelimpangan seakan-akan mereka tanggul-tanggul pohon kurma yang telah kosong (lapuk). Maka kamu tidak melihat seorangpun yang tinggal di antara mereka.
Dan telah datang Fir’aun dan orang-orang yang sebelumnya dan (penduduk) negeri yang dijungkir balikkan karena kesalahan yang besar. Maka (masing-masing) mereka mendurhakai rasul Tuhan mereka, lalu Allah menyiksa mereka dengan siksaan yang sangat keras.
Sesungguhnya Kami, tatkala air telah naik (sampai ke gunung) Kami bawa (nenek moyang) kamu, ke dalam bahtera, agar Kami jadikan peristiwa itu peringatan bagi kamu dan agar diperhatikan oleh telinga yang mau mendengar.
Maka apabila sangkakala ditiup sekali tiup, dan diangkatlah bumi dan gunung-gunung, lalu dibenturkan keduanya sekali bentur. Maka pada hari itu terjadilah kiamat, dan terbelahlah langit, karena pada hari itu langit menjadi lemah.
(QS. 69:1-16)

Pada hari itu manusia adalah seperti anai-anai yang bertebaran, dan gunung-gunung adalah seperti bulu yang dihambur-hamburkan. (QS. 101:4-5)

Comments 1 Comment »