Semenjak BBM naek, harga minyak tanah juga naek hampir 300% .. yang mulanya Rp 700/liter jadi Rp 2000/liter, banyak yg cari LPG, mpe jadi langka gt di pasaran. Mas Ipar ikut2 an cari LPG, soale kata Mbak, setelah diitung2.. pengeluaran untuk minyak tanah dalam satu bulan lebih besar dibanding LPG (dengan harga sekarang). Minyak tanah satu bulan bisa abis Rp 65.000,- sedang LPG abis satu tabung = Rp 53.000,-

Tapi yang bikin aku lebih tertarik.. sewaktu 4hari lalu, disodorin muridku PRnya, tentang Termokimia. Ngitung2 perubahan entalpi reaksi pembakaran tak sempurna Minyak Tanah dan perubahan entalpi reaksi pembakaran LPG, dengan menggunakan data energi ikatan. Lalu diketahui lagi harga minyak tanah Rp 2000/liter dengan massa jenis 0,8 kg/liter dan satu tabung berisi 12kg LPG seharga Rp 52.000. Dibandingkan mol masing2 zat untuk Rp 2000,- nya. Lalu dikalikan perubahan entalpi per mol nya. Jadi dapat diketahui.. tiap Rp 2000,- kalor pembakaran yg dihasilkan minyak tanah dan LPG tersebut. Dan ternyata kalor yang dihasilkan dari pembakaran LPG ternyata lebih besar. Jadi memang untuk saat ini, lebih menguntungkan membeli LPG. Hehehe.. ilmu Termokimia ternyata berguna juga untuk penghematan belanja ibu-ibu.

One Response to “Minyak Tanah vs LPG”
  1. canggih euy itung2ane..
    btw, murid opo mahasiswane iku mbak, kok sampek oleh pr termokimia..

    semoga hikmah puasa dan lebaran ini menyertai kita, maaf jika ada kesalahan..
    :)

Leave a Reply